Tentang GIGIZI
"Gizi di Ujung Jari — Membantu Anda memahami apa yang masuk ke tubuh dengan cara yang ramah, jujur, dan hangat."
Filosofi Logo
Mangkuk Nutrisi
Garis melengkung di bawah melambangkan wadah atau piring — simbol dari aksi makan itu sendiri dan kesiapan untuk menampung gizi terbaik.
Daun Hijau Utama
Simbol kesegaran, bahan pangan lokal alami, dan pertumbuhan kesehatan yang dimulai dari apa yang kita konsumsi.
Uap Oranye (Warmth)
Garis di atas melambangkan kehangatan masakan rumah dan kenyamanan, menekankan bahwa diet tidak harus dingin dan kaku.
Titik Merah (Energi)
Mewakili semangat, energi yang didapat dari makanan, serta detail terkecil namun krusial dalam keseimbangan gizi harian.
Asal Muasal: Kisah Anak Kos
GIGIZI lahir dari realita kehidupan seorang anak kos. Terbatasnya pilihan makanan, budget yang harus diatur, namun tetap memiliki keinginan kuat untuk hidup sehat adalah tantangan sehari-hari.
Aplikasi ini dirancang untuk membantu siapa saja yang ingin mulai hidup sehat namun bingung harus mulai dari mana. Apakah menu warteg tadi sudah cukup protein? Berapa kalori dadar jagung yang baru dimakan? Pertanyaan-pertanyaan inilah yang memicu lahirnya GIGIZI — sebuah alat yang membantu siapa saja untuk mengatur pola gizi mereka tanpa rasa takut atau bingung.
Filosofi Nama
GIZI berasal dari Bahasa Indonesia yang berarti nutrisi. GI juga merupakan singkatan dari Gigit — aksi paling mendasar dari makan. GIGIZI adalah pengulangan yang bersemangat, seperti semangat kita menjaga kesehatan setiap hari.
Website ini menjawab pertanyaan sederhana: "Saya sudah makan apa hari ini, dan apa dampaknya untuk tubuh saya?"
"Sehat itu dimulai dari piring Anda hari ini."
GIGIZI percaya bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk hidup sehat. Mari kita mulai perjalanan gizi ini, satu gigitan pada satu waktu.